Renungan 23 Februari 2020

Salam dalam Kasih Kristus untuk Kita Semua

Kita semua mengenal sebuah prinsip yang menjadi pegangan hidup setiap

orang bahwa kalah berarti lemah; menang berarti kuat. Tetapi Tema khotbah minggu ini

mau mengajar kepada kita bahwa, kalau kalah bukan berarti lemah dan menang bukan

berarti kuat. Firman Tuhan dalam Filipi 2 : 3b “ Sebaliknya hendaklah dengan rendah

hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri.” Firman

Tuhan dalam bagian ini mau mengajar kepada kita bahwa di dalam membangun sebuah

keluarga adalah hal yang tidak tepat kalau memegang suatu prinsip hidup bahwa setiap

persoalan di dalam keluarga harus diselesaikan dengan kekerasan. Harus diingat bahwa

kekerasan dalam keluarga akan selalu melahirkan peperangan dan peperangan akan

selalu melahirkan penderitaan dan penderitaan akan selalu melahirkan kehancuran

dalam keluarga.

Saya percaya bahwa setiap kita rindu membangun sebuah keluarga yang indah,

harmoni dan kuat di dalam menghadapi segala tantangan. Kekuatan untuk membangun

sebuah keluarga yang seperti itu adalah terletak pada masing-masing anggota keluarga

yaitu harus memiliki dan menerapkan satu prinsip hidup yang didasarkan pada Firman

Tuhan yang dalam bagian ini menekankan bahwa mengalah itu bukan karena lemah tapi

mengalah untuk menang. Mengalah di sini adalah suatu tindakan tidak membalas marah

dengan marah, benci dibalas benci, teriak dibalas dengan teriak. Yang harus di lakukan

adalah setiap anggota keluarga harus memiliki kerendahan hati dan mau menganggap

yang lain lebih utama dari dirinya sendiri.

Akhir kata, mari kita membangun keluarga kita melalui saling menganggap yang lain

lebih utama dari dirinya sendiri. Amin

Tuhan Yesus Memberkati.

Pdt. Refli Sumanti, M. Th

23022020

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.